JURNAL KEGAGALAN #1 - Sebuah "Mengapa"


Sebuah "Mengapa" - 1

"Pada pelukan Ibu, itulah sebenar-benarnya rumah bagi rindu.
Terdekap begitu hangat, meski kutahu letih tubuhnya sudah menuju ujung hayat.

Semoga pada renta dirimu kelak aku berada di sisimu, sebagai senja yang mempesona pada lembayung umurmu.

Tidak perlu takut akan segala pahit hidup yang mengusik, karena ada aku yang akan selalu menghadirkan lagu indah pada setiap bisik.

Meski tak setangguh juangmu, dan apalah arti dari dayaku. Tapi semoga bisa berbuah senyum pada setiap waktumu."

Bersambung ... 

0 comments